Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Tomat

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Tomat – Tahukah anda, dulu ketika tomat baru dikenal di benua Eropa, tomat di kenal dengan nama apel cinta oleh orang-orang prancis.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Tomat
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Tomat

Sedangkan orang  jerman mengenalnya dengan sebutan apel surga. Unik bukan? Tentu saja. Awalnya budidaya tanaman tomat dilakukan pada tahun 700 SM oleh suku Inca dan suku Aztec yang memndiami benua Amerika.

Sejak di bawa ke benua Eropa oleh Christophorus Columbus, banyak orang yang menganggapnya buah beracun dan terus begitu hingga ke abad 19, hingga pada tahun 1821, penduduk Louisiana di New Orleans mulai mencampur tomat kedalam masakan mereka.

Hingga kini pun tomat merupakan buah yang terkenal dan anda pasti menemukannya di hampir semua masakan, sambal, bahan baku saus bahkan minuman seperti jus tomat dan sari tomat.

Tidak hanya sebagai bahan makanan dan minuman, tanaman tomat yang memiliki nama latin Lycopersicum esculentum Mill.  ini buahnya juga bisa di makan langsung, mungkin sebagian orang tidak menyukainya, tapi banyak juga yang menganggap rasanya enak, segar, manis dan agak asam. Buahnya mulus, mengkilap dan berwarna merah cerah jika sudah masak. Tak heran banyak yang menyukainya.

Selain karena rasanya enak, buah tomat memiliki kandungan gizi dan vitamin yang luar biasa. Buah tomat kaya dengan vitamin A yang baik untuk mata.

Khasiat lainnya dari buah tomat ini adalah memperlancar sistem pencernaan, menurunkan kadar kolestrol, menjaga kesehatan jantung,  mencegah kanker, memperkuat tulang, menjaga kesehatan kulit dan juga mencegah depresi.

Cocok sekali kalau tomat memiliki julukan apel cinta atau apel surga karena selain rasanya yang nikmat tomat juga memiliki segudang manfaat bagi kesehatan tubuh anda.

Dan satu lagi, ternyata tanaman tomat ada di keluarga yang sama dengan kentang, terong dan cabe padahal kalau dilihat fisiknya mereka tidak begitu mirip.

Nah, maka dari itu kita setidaknya harus mengenal tanaman ini dengan lebih baik dengan mengetahui klasifikasinya serta morfologinya.

Klasifikasi Tanaman Tomat

  • Kingdom : Plantae (tumbuh – tumbuhan)
  • Divisi : Spermatophyta (tumbuhan berbiji)
  • Subdivisi : Angiospermae (berbiji tertutup)
  • Kelas : Dicotyledonae (biji berkeping dua)
  • Ordo : Tubiflorae
  • Famili : Solanaceae
  • Genus : Lycopersicum
  • Spesies : Lycopersicum esculentum Mill.

Morfologi Tanaman Tomat

Tinggi tanaman tomat bisa mencapai 2 meter, karena cabangnya banyak dan menyebar, jika tidak di topang tanaman tomat akan mudah rebah. Berdasarkan tingginya tanaman tomat dibedakan menjadi tiga yaitu: indeterminate, determinate, intermediate.

Golongan indeterminate tinggi tanamannya sekitar 160 cm hingga 2 meter jika tanahnya subur. Ini disebabkan karena tanaman akan terus tumbuh walaupun sudah berbunga.

Golongan determinate batangnya hanya setinggi 50 – 80 cm. Tanaman tomat golongan determinate tidak bisa tumbuh tinggi sebab pertumbuhan pohonnya diakhiri dengan munculnya rangkaian bunga. Waktu panennya pun bisa dibilang lebih singkat di bandingkan dengan golongan indeterminante.

Golongan intermediate merupakan hasil persilangan dari golongan indeterminante dan determinante. Golongan ini memiliki kombinasi sifat dari dua induknya.

Sedangkan, secara umum morfologi tanaman tomat terdiri dari:

1. Morfologi Akar

Meskipun tanaman tomat merupakan tanaman dikotil, tapi akar tanaman tomat tidak bisa menembus jauh kedalam tanah. Akar-akar nya berbentuk seperti serabut, menyebar kesegala arah dan hanya tumbuh hingga kedalaman 70 cm.

2. Morfologi Batang

Batang tanaman tomat memiliki bulu-bulu halus, dan terdapat kelenjar yang dapat mengeluarkan aroma yang khas dari tanaman tomat.

Di bagian bawah, percabangan tanaman tomat bertipe monopodial, artinya batang pokok masih bisa dibedakan dari cabangnya.

Sedangkan di bagian atas, tipe batangnya adalah simpodial, yang artinya sulit untuk membedakan mana cabang dan mana batang pokok karena memiliki ukuran yang relatif sama.

Batang tanaman tomat dapat terus tumbuh namun ada juga yang berhenti setelah bunga muncul.

3. Morfologi Daun

Daun tanaman tomat juga memiliki bulu-bulu halus seperti batangnya. Tipe daunnya adalah daun majemuk yang tiap tangkainya memiliki 5-7 helai anak daun, berbentuk oval dan tepi daunnya bergerigi. Daun tanaman tomat memiliki susunan yang spiral dan mengelilingi batangnya.

4. Morfologi Bunga

Bunga tanaman tomat berwarna kuning cerah serta tersusun dalam tangkai bunga yang memiliki 5 – 10 bunga. Bunga tanaman tomat memiliki enam benang sari, enam mahkota bunga dan enam kelopak bunga.

Bunga tanaman tomat termasuk bunga sempurna karena memiliki benang sari dan putik dalam satu bunga. Diameter bunga tanaman tomat adalah 2 cm dengan letak bunga menggantung.

5. Morfologi Buah

Buah tanaman tomat bentuknya sangat beragam tergantung pada varietasnya. Ukuran dan beratnya pun juga bervariasi. Buah tomat ada yang bulat, lonjong, oval, dan lain sebagainya.

Saat buah belum masak, buah akan berwarna hijau lalu berubah menjadi kekuningan, orange lalu merah cerah saat sudah matang. Buah tomat memiliki kandungan air hingga 95% ini membuat tekstur buah tomat menjadi lembek dan berair.

Didalam buahnya terdapat biji yang warnanya putih agak kekuningan. Biji buah tomat ukuran dan bentuknya mirip seperti biji cabe. Biji ini lah yang umumnya digunakan untuk memperbanyak tanaman tomat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *