Pengertian Adenin dan Guanin Serta Perbedaannya

Diposting pada

Pengertian Adenin dan Guanin : Perbedaan Basa Adenin dengan Guanin – Di dalam tubuh manusia terdiri dari banyak system yang berbeda, dan masing-masing dari system itu terdiri dari organ, sel dan yang lainnya.

Pengertian Adenin dan Guanin Perbedaan Basa Adenin dengan Guanin
Pengertian Adenin dan Guanin Perbedaan Basa Adenin dengan Guanin

Sel-sel kita memiliki banyak bagian yang berbeda yang memiliki fungsi sederhana untuk kelangsungan hidup sel.

Nutrisi proses sel dan mineral, mereproduksi, dan fungsi akan dibantu oleh bagian-bagian itu. Selain itu, dalam inti, merupakan informasi dasar dimana semua data genetik kita disimpan.

DNA dan RNA merupakan asal nukleat yang bisa ditemukan di dalam sel. Ada 5 jenis basa nitrogen dalam asam nukleat diantaranya adalah adenin, guanin, sitosin, timin dan urasil.

Di antara 5 jenis basa tersebut, adenin dan guanin terdiri dari purin-derivatif. Purin dicirikan oleh struktur double-ring dalam rumus kimianya.

Adenin dan guanin merupakan dua jenis basa nitrogen dalam asam nukleat. Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai perbedaan yang dimiliki basa adenin dan guanin. Simak penjelasan berikut ini!

Pengertian Basa Adenin

Dalam DNA atau asam deoksiribonukleat dan RNA atau asam ribonukleat yaitu suatu informasi genetik yang tersimpan dalam organisme, adenin dapat ditemukan dan menjadi salah satu jenis nukleobasa.

Ini adalah zat yang sering dipelajari dalam biokimia karena banyak peran penting dalam tubuh organisme.

Ini memiliki rumus kimia C5H5N5. Ini adalah purin, yang berarti bahwa itu adalah semacam senyawa organik yang terdiri dari atom karbon dan nitrogen diatur dalam bentuk dua cincin.

Adenin tidak hanya ditemukan di dalam asam nukleat. Tetapi juga bisa ditemukan di banyak zat yang berbeda, seperti beberapa campuran teh yang juga terdapat basa nukleat tersebut.

Itu berarti basa nukleat ini juga dapat membentuk berbagai senyawa yang sangat umum di alam dan dalam beberapa makanan dan minuman.

Contohnya cobalamim, yang pada umumnya sering disebut sebagai vitamin B12, sebenarnya merupakan senyawa adenin yang memiliki kegunaan untuk efek energi dan merupakan antidepresan alami.

1. Fungsi adenin dalam DNA

Seperti yang sudah diketahui bahwa struktur adenin ini ada pada DNA dan RNA maka saatnya untuk mengenal fungsi mereka pada masing-masing senyawanya.

Fungsinya selalu berkaitan dengan Timin yang merupakan pasangannya.

Mereka adalah pasangan yang cukup kuat jadi sulit sekali untuk dipisahkan. Memang kasus pemisahan antara timin dan adenin jarang sekali terdengar.

2. Fungsi adenin dalam RNA

Berbeda dengan DNA dalam RNA, Adenin tidak berpasangan dengan timin lagi melainkan dengan urasil (U).

Tetapi fungsi dari adenin ini kurang lebih hampir sama dengan fungsi yang ada pada DNA ini.

Pembedanya hanya pada pasangan mereka saja. Tetapi pada akhirnya nanti kedua zat ini yang akan menjadi penentu antara hasil yang terjadi akibat adanya reaksi pada DNA dan juga RNA.

Pada senyawa yang mengikat pada DNA dan RNA ini pastinya memiliki ikatan hidrogen yang berbeda-beda yang akan menjadi penentu reaksi yang akan terjadi.

Seperti halnya pada adenin yang memiliki 2 ikatan hidrogen. Ikatan ini terjadi akibat adanya hubungan antara adenin dan juga timin. Sementara itu pada pasangan lain yaitu guanin dan sitosin terbentuk 3 ikatan hidrogen.

Sebenarnya adenin ini tidak hanya ditemukan pada reaksi antara DNA dan juga RNA melainkan juga ditemukan pada campuran teh.

Mungkin sebagian orang tidak menyangka bahwa zat ini bisa dengan mudah ditemukan dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu energi kita juga mengandung adenin yaitu Adenin Trifosfat. Dengan adanya kandungan pada energi ini kita bisa dengan mudah beraktivitas.

Ada beberapa ahli yang mengatakan bahwa Adenin mengandung vitamin B4 namun bukan lagi termasuk dalam vitamin B.

Senyawa basa nitrogen adenin juga bisa temukan pada beberapa makanan dan minuman yang kita konsumsi.

Inilah yang akan menjadi sumber energi pada tubuh kita masing-masing. Oleh karena itu ada reaksi juga dengan adenin pada saat pembentukan energi.

Pengertian Guanin

Guanin menjadi salah satu bahan penyusun asam deoksiribonukleat (DNA) dan asam ribonukleat (RNA) yakni molekul yang disebut nukleotida yang bersifat kompleks.

Selain adenin, sitosin, timin dan urasil, guanin merupakan struktur yang terdiri molekul dua cincin dan juga menjadi salah satu dari lima komponen nukleobasa yang ditemukan dalam asam nukleat DNA dan RNA.

Guanin adalah nukleobasa purin yang memiliki rumus kimia C5H5N5O. Purin adalah senyawa organik aromatik heterosiklik. Sebagai purin, adenin terdiri dari dua cincin karbon: cincin pirimidin dan cincin imidazol.

Guanin adalah basa nitrogen. Itu berarti mengandung banyak atom nitrogen (lima, tepatnya) dan, kimia, itu dasar daripada asam.

Karena bentuk Guanin meliputi dua cincin, memasukkannya dalam kategori purin, maka ini dapat membuat tiga ikatan hidrogen yang lemah, yang memungkinkan untuk berikatan dengan kawan sitosin nya.

Perbedaan Basa Adenin dan Guanin

  • Pasangan Basa Komplementer

Dalam segi pasangan basa komplementer, adenin membentuk pasangan basa komplementer dengan timin dalam DNA dan urasil dalam RNA. Sedangkan guanin membentuk pasangan basa komplementer dengan sitosin pada DNA dan RNA. (Baca Juga : Pengertian RNA Adalah)

  • Ikatan

Adenin selalu mengikat timin dan berbeda dengan guanin yang selalu mengikat sitosin. Tiga ikatan hidrogen terbentuk antara guanin dan sitosin, sedangkan dua ikatan hidrogen terbentuk antara adenin dan timin.

  • Kelompok Fungsional

Dalam cincin pirimidinnya, adenin mengandung gugus amina pada C-6. Sedangkan guanin mengandung gugus amina pada C-2 dan gugus karbonil pada C-6 dalam cincin pirimidinnya.

  • Rumus

Formula molekuler untuk adenin adalah C5H5N5, bertanggung jawab untuk respirasi sel. Sedangkan rumus atau formula molekuler untuk guanin adalah C5H5N5O, memiliki peran dalam jaringan sinyal intraseluler.

  • Masa Molekul

Massa molekul yang dimiliki oleh adenin adalah 135,13 g / mol. Sedangkan guanin memiliki massa molekuler guanin adalah 151,13 g / mol.

  • Kelarutan dalam air

Adenin dapat larut dalam air dan tingkat kelarutan dalam airnya adalah 0,103 g / 100 mL. Sebaliknya, guanin tidak dapat larut dalam air.

  • Nulkesida

Nuklesida adenin disebut adenosin sedangkan guanin disebut guanosin.

  • Fungsi Lain

Adenin memiliki fungsi lain yaitu adenin penting untuk membangun ATP, NAD, dan FAD yang memiliki fungsi sebagai pembawa energy. Sedangkan guanin membangun GTP yang berfungsi sebagai utusan kedua.

Adenin dan guanin merupakan purin yang terdiri dari dua cincin atom nitrogen dan karbon. Kedua cincin tersebut dibentuk oleh cincin pirimidin yang beranggotakan enam dengan lima cincin imdazol yang beranggotakan lima.

Kedua cincin ini digabungkan bersama, membentuk struktur tunggal yang datar. Adenin dan guanin terbentuk dari precursor yang sama yaitu IMP.

IMP disintesis dari gula dan asam amino dalam serangkaian langkah dalam sintesis de Novo. Adenin dan guanine memiliki titik lebur yang sama, yaitu 360 ° C. Mereka berbeda dari kelompok fungsional, yang melekat pada inti purin dari setiap molekul. Demikianlah penjelasan mengenai perbedaan basa adenin dengan guanin. Semoga artikel ini bermanfaat bagi pembaca sekalian!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.