Pengertian Jamur, Bakteri, Virus dan Nematoda

Diposting pada

Pengertian Jamur

Pengertian Jamur adalah tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil yang terbagi atas dua jenis yaitu jamur uniseluler dan jamur multiseluler.

Pengertian Jamur, Bakteri, Virus dan Nematoda
Pengertian Jamur, Bakteri, Virus dan Nematoda

Di tubuh jamur terdapat benang-benang yang disebut hifa. Jamur bereproduksi secara vegetative dan generative.

Jamur bertahan hidup dengan cara simbiosis mutualisme dengan cara menyerap makanan dari organisme lain dan bisa juga dengan menghasilkan zat tertentu yang dapat bermanfaat bagi simbiosisnya.

Pada umumnya jamur hidup di darat namun ada beberapa jenis jamur yang hidup di air, yang biasanya bersifat parasite.

Pengertian Bakteri

Pengertian bakteri adalah sekelompok organisme yang tidak mempunyai membrane inti sel dan berukuran sangat kecil hanya dapat dilihat dengan bantuan mikroskop.

Bakteri memiliki banyak peran terhadap kehidupan semua mahluk hidup di bumi. Bakteri tidak selalu merupakan penyakit, bakteri juga dapat mendatangkan manfaat misalnya dibidang pangan, pengobatan, industry.

Bakteri dapat ditemukan dimana mana baik di udara, air dan tanah.  Bakteri bergerak menggunakan flagel.

Baca Juga : Cara Mengukur Pertumbuhan Bakteri

1. Penggolongan Bakteri

Berdasarkan Flagel

Berdasarkan jumlah dan juga tempat flagel yang dimiliki bakteri, bakteri dapat digolongkan menjadi 5 yaitu:

  • Lofotrik

Lofotrik merupakan bakteri yang mempunya sejumlah flagel pada salah satu ujungnya. Contohnya adalah Pseudomonas fluorescens.

  • Amfitrik

Amfitrik merupakan bakteri yang mempunya satu flagel yang terletak pada kedua ujungnya. Contohnya adalah Aquaspirillum serpens, dan Spirilium serpens.

  • Peritrik

Peritrik merupakan bakteri yang mempunyai flagel pada seluruh permukaan tubuhnya. Contohnya adalah Salmonella thyposa.

  • Atrik

Atrik merupakan bakteri yang tidak mempunya flagel. Contohnya adalah Escherichia coli.

  • Monotrik

Montrik merupakan bakteri yang mempunyai satu flagel pada salah satu ujungnya. Contohnya adalah Pseudomonas aeroginosa.

Jenis bakteri berdasarkan cara memperoleh makanan

  • Bakteri autrotof

Merupakan jenis bakteri yang bisa membuat makanan sendiri dari zar anorganik menjadi organic yang terdapat disekitarnya.

  • Bakteri heterotroph

Adalah jenis bakteri yang tidak bisa membuat zat makanan organic secara sendiri, biasanya mengambil bahan organic dari lingkungan sekitarnya.

Jenis bakteri berdasarkan sumber energy yang digunakan

  • Bakteri fotoautrotof

Adalah jenis bakteri yang menggunakan cahaya matahari untuk mengubah zat makan anorganik menjadi zat organic dengan cara fotosentesis.

  • Bakteri kemoautrotof

Adalah jenis bakteri yang menggunakan perubahan energy kimia ketika merubah senyawa komplek menjadi senyawa sederhana.

Jenis bakteri berdasarkan kebutuhan oksigen

  • Bakteri aerob obligat

Bakteri aerob adalah jenis bakteri yang hidupnya membutuhkan oksigen.

  • Bakteri anaerob obligat

Jenis bakteri ini dapat hidup tanpa lingkungan yang ada oksigennya sama sekali.

  • Bakteri anaerob fakulatif

Merupakan jenis bakteri yang dapat hidup dalam dua kondisi, yaitu dengan oksigen atau tanpa oksigen sama sekali.

2. Morfologi bakteri

Bakteri merupakan makhluk unselular dan hanya mempunyai dinding sel. Sehingga dalam bakteri tidak ditemukan inti sel yang dapa diamati.

  • Bentuk sel

Bentuk sel bakteri pada umumnya dibedakan menjadi tiga kategori. Tiap kategori mempunyai ciri fisik tersendiri sesuai dengan bentuknya.

  • Bulat

Bakteri ini memiliki bentuk bulat seperti lingkaran pada tubuhnya.

  • Batang

Bakteri ini mempunyai bentuk seperti batang silinder. Panjangnya juga bervariasi, dari mulai batang pendek hingga batang panjang.

  • Lengkung

Bakteri ini berbentuk spiral yang melengkung, kadang lengukngannya tidak beraturan.

  • Ukuran sel

Ukuran bakteri tidak bisa dilihat dengan mata telanjang. Penglihatan harus menggunakan alat bantu berupa mikroskop.

Bakteri yang diteliti biasanya berukuran 0,2-0,5 mikron (skala yang digunakan untuk mengukur ukuran bakteri dan virus).

Bakteri pada dasarnya hidup tidak lebih dari 24 jam. Untuk melakukan pengamatan secara detail diperlukan mikroskop electron.

3. Struktur bakteri

Bakteri tersusun dari dinding sel dan organel-organel lain. Struktur yang dimiliki bakteri merupakan susunan paling sederhana yang terdapat pada makhuk hidup.

  • Dinding sel

Bakteri sebenarnya mempunyai inti sel di bagian terdalam dinding sel, namun inti tidak tidak terlihat oleh cahaya electron. Juga berfungsi sebagai pertahanan diri dari lingkungan sekitar.

  • Membrane plasma

Disebut juga dengan protoplasma, yang juga menjadi tempat penyimpanan cadangan makanan.

  • Sitoplasma

Adalah cairan yang terdapat dalam membrane plasma.

  • Protoplasma

Protoplasma adalah semua jaringan yang terdapat dalam dinding sel.

  • Bagian eksternal

Bagian eksternal bakteri terdiri dari flagea yang berguna sebagai alat gerak, pili berguna sebagai alat menempel pada permukaan, kapsul berfungsi sebagai pelindung.

  • Reproduksi

Bakteri termasuk makhluk hidup yang berkembang dengan cara vegetative (tidak kawin)

Pengertian Virus

Pengertian Virus adalah parasite yang ukurannya sangat kecil tidak dapat dilihat oleh mata telanjang yang menginfeksi sel organisme biologis.

Virus bersifat parasite obligat. Virus tidak dapat bereproduksi dengan sendiri, virus baru dapat bereproduksi setelah berada di dalam mahluk hidup dan  memanfaatkan sel dari mahluk hidup.

Hal ini disebabkan karena virus tidak memiliki perlengkapan selular untuk dapat bereproduksi dengan sendiri.

Virus sering sekali diperdebatkan statusnya apakah dia mahluk hidup atau tidak, karena virus tidak dapat menjalankan fungsi biologisnya secara bebas jika tidak berada dalam sel inang.

Jenis Inveksi Virus

Pengertian Infeksi virus ialah suatu kondisi ketika virus masuk ke dalam makhluk hidup baik tumbuhan, hewan ataupun manusia, kemudian berkembang biak dan menyerang sel didalam makhluk hidup tersebut.

Ada jenis-jenis infeksi virus yaitu sebagai berikut ini:

  • Infeksi Akut

Infeksi akut merupakan infeksi yang akan berlangsung pada jangka waktu yang cepat namun berakibat fatal bahkan hingga kematian.

  • Infeksi Kronis

Infeksi konris adalah infeksi virus yang berkepanjangan sehingga timbul resiko gejala penyakit muncul kembali misalnya kanker.

Pengertian Nematoda

Pengertian Nematoda merupakan cacing yang bentuknya bulat panjang seperti benang dan merupakan hewan tripoplastik dan berongga tubuh semu.

Bentuk tubuh dan ukuran dari nematode bermacam macam, ada yang dibawah 1 mm hingga lebih dari 1 m. Habitat nematode adalah air tawar dan darat.

Nematoda kebanyakan hidup di alam bebas dan mempunyai daerah penyebaran yang luas, mulai daerah kutub dengan iklim yang dingin, padang pasir, bahkan juga di laut dalam.

Nematoda bertaan hidup dengan makan kotoran hewan, jamur, tanaman busuk dan lain sebagainya. Nematoda mempunyai 3 lapisan embrionik diantaranya lapisan ekstoderm, lapisan mesoderm dan lapisan endoderm.

Fungsi Tubuh Nematoda

Nematoda memiliki beberapa fungsi tubuh yaitu sebagai berikut ini:

  1. Nematoda memiliki system pencernaan lengkap yaitu mulut, faring, esophagus, usus dan juga anus.
  2. Nematoda tidak memiliki system peredaran darah dan juga nematoda tidak memiliki system pernafasan seperti mahluk hidup lainnya.
  3. Nematoda memiliki alat ekskrei berupa system sel kelenjar dengan saluran atau tanpa saluran
  4. Nematoda memiliki alat indra berupa sensilia, papilla, amfid, seta, phasmid

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Pengertian Jamur, Bakteri, Virus dan Nematoda. Semoga bermanfaat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.