Pengertian Sintesis Protein Adalah : Proses dan Tahapnya

Diposting pada

Pengertian Sintesis Protein Adalah : Proses dan Tahap Sintesis Protein – Dalam setiap harinya masing-masing makhluk hidup membutuhkan makanan demi kelangsungan hidupnya.

Pengertian Sintesis Protein Adalah Proses dan Tahap Sintesis Protein
Pengertian Sintesis Protein Adalah Proses dan Tahap Sintesis Protein

Makanan yang mereka makan nantinya akan dicerna dalam sistem pencernaan mereka yang nantinya akan diolah menjadi energi dalam tubuh.

Dalam proses pencernaan makanan, terdapat istilah sinstesis protein.

Pada artikel ini, kita akan membahas mengenai pengertian dari sintesis protein. Simak penjelasan berikut ini!

Pengertian Protein

Dalam tubuh manusia dan semua sel hidup, air menjadi bagian terbesar dalam tubuh, selanjutnya ditempati protein.

Seperlima bagian tubuh kita terdiri dari protein, tersebar setengah bagian berada di dalam otot, satu perlima bagian ada di dalam tulang dan tulang rawan, satu persepuluhnya ada di dalam kulit, dan sisanya ada di dalam cairan lain dan cairan tubuh.

Semua enzim yang ada, berbagai hormon dalam tubuh, pengangkut zat-zat gizi dan darah, matriks intraseluler dan sebagainya adalah termasuk protein.

Protein memiliki fungsi khas yang tidak dapat digantikan oleh zat gizi lain, yaitu pembangun serta memelihara sel-sel dan jaringan tubuh (Almatsier, 2002).

Protein atau Protos dalam bahasa Yunani yang dalam Bahasa Indonesia berarti yang paling utama, memiliki pengertian sebagai senyawa organik kompleks berbobot molekul tinggi.

Protein juga yang menjadi polimer dari monomer asam amino yang dihubungkan satu sama lain dengan ikatan peptida.

Molekul protein mengandung karbon, hidrogen, oksigen, nitrogen dan kadang kala sulfur serta fosfor.

Protein memiliki peran yang sangat penting dalam struktur dan fungsi semua sel makhluk hidup dan virus.

Pengertian Sintesis Protein

Menurut Nurdiansyah (2010), pengertian sintesis protein adalah proses pembentukan protein dari monomer peptida yang diatur susunannya oleh kode genetik, prosesnya dimulai dari anak inti sel, sitoplasma dan ribosom.

Sumber lain menjelaskan, sintesis protein adalah proses dimana asam amino secara linear diatur menjadi protein melalui keterlibatan RNA ribosom, RNA transfer, RNA, dan berbagai enzim.

Penjelasan singkat dari sintesis protein ialah proses dimana sel-sel individual disusun membentuk protein.

DNA atau disebut juga dengan asam deoksiribonukleat dan semua jenis asam ribonukleat (RNA) akan terlibat dalam proses sintesis protein.

Untuk membuat RNA, enzim dalam inti sel memulai proses sintesis protein dengan terlebih dahulu unwinding (membuka) bagian yang diperlukan dari DNA.

Bentuk RNA sebagai salinan satu sisi untai DNA, kemudian dikirim ke area lain dari sel dengan fungsi untuk membantu ketika membawa bersama-sama dari asam amino yang berbeda yang akan membentuk protein.

Sintesis protein adalah proses transformasi asam amino yang membutuhkan sintesis RNA dan juga dipengaruhi oleh DNA dalam partikel protein.

Dikenal dalam bahasa biologi sebagai “MOLEKULER”. Hasil dari proses ini adalah protein yang telah diproses secara mekanis dan kimiawi dalam sel-sel makhluk hidup.

Dilansir dari Wikipedia, sintesis protein (disebut juga biosintesis protein) adalah proses pembentukan partikel protein dalam bahasan biologi molekuler yang didalamnya melibatkan sistesis RNA yang dipengaruhi oleh DNA.

Dalam proses sintesis protein, molekul DNA adalah sumber pengkodean asam nukleat untuk menjadi asam amino yang menyusun protein tetapi tidak terlibat secara langsung dalam prosesnya.

Proses Sintesis Protein

  1. Tahap Replikasi DNA

Proses yang pertama ialah replikasi, yaitu suatu proses yang terjadi di dalam nukleus sel dimana DNA baru sudah dihasilkan dari DNA induk.

Proses replikasi ini dibantu oleh enzim helikase. Enzim helikase pada proses replikasi DNA berperan untuk melepaskan basa dan juga ikatan hidrogen yang terdapat pada rangkaian ikatan DNA di dalam nukleus sel.

Dengan bantuan enzim helikase dalam proses replikasi DNA maka induk DNA akan melakukan penggandaan menghasilkan DNA baru yang bentuknya sama dengan induknya.

Selain enzim helikase ada juga enzim yang membantu proses replikasi DNA yang terjadi pada beberapa virus yaitu enzim polimerase.

  1. Tahap Transkripsi

Tahap selanjutnya adalah transkripsi. Pada tahap ini terjadi pembentukan tiga jenis RNA yaitu mRNA, tRNA dan rRNA, yang sebelumnya telah terjadi penguraian kode genetik DNA yang terjadi di dalam sitoplasma.

Baca Juga : Fungsi dan Manfaat tRNA

Tahap transkripsi terjadi di sitoplasma dengan bantuan enzim RNA polymerase, yang akan membantu proses transkripsi ini diawali dengan proses pembukaan rantai ganda pada DNA dan menghasilkan rantai tunggal.

Pada tahap ini juga dibagi menjadi 3 tahap lagi, yaitu inisiasi (permulaan), elongasi (pemanjangan), terminasi (tahap akhir.

  1. Tahap Translasi

Tahap terakhir ialah proses translasi, yaitu proses penerjemahan. Kode kodon yang berasal dari RNA m diterjemahkan sehingga menjadi asam amino yang akan membentuk protein.

Pada tahap ini setidaknya untuk menghasilkan protein yang berasal dari penerjemahan kodon mRNA membutuhkan 20 macam jenis asam amino.

Kemudian pada tahap ini akan terbentuk protein yang spesifik, karena menghasilkan rantai polipeptida yang spesifik dari beberapa asam amino.

Demikianlah penjelasan mengenai pengertian dari sintesis protein yang dilengkapi juga dengan penjelasan singkat prosesnya. Semoga bermanfaat bagi pembaca.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *