Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kopi

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kopi – Siapa yang tidak kenal dengan kopi? Minuman yang sangat populer ini, sedari dulu selalu memiliki penikmatnya tersendiri, terutama masyarakat di Indonesia.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kopi
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kopi

Selain memiliki aroma yang khas dan mengandung kafein yang dapat membuat kita tetpa terjaga, kopi memang memiliki cita rasa yang sedap dan gurih sehingga tidak heran jika kopi digemari oleh berbagai kalangan rentang usia baik lelaki maupun kaum hawa.

Kopi sendiri sebenarnya berasal dari Benua Afrika, dimana tanaman kopi ini tumbuh secara liar di daerah-daerah dataran tinggi, lalu kemudian tersebar ke beberapa wilayah lainnya seperti Eropa dan Asia.

Di Indonesia sendiri kopi pertama kali dikenalkan pada masa pemerintah VOC, dimana tujuan awalnya sebenarnya hanya untuk dijadikan bahan penelitian, namun siapa sangka kopi sendiri memberikan keuntungan besar bagi perdagangan VOC kala itu sehingga sampai saat ini banyak sekali yang budidaya tanaman kopi ini.

Karena hal tersebutlah, VOC menyebarkan bibit kopi ke berbagai daerah seluruh nusantara seperti Lampung, Sumatera Barat, dan Sumatera Utara, agar bibit kopi tersebut dapat ditanam oleh para penduduk dan akhirnya dijadikan komoditas perdagangan oleh VOC. Selanjutnya akan dibahas terlebih dahulu klasifikasi dari tanaman kopi

Klasifikasi Tanaman Kopi

Tanaman kopi merupakan tanaman yang memiliki nama latin Coffea canephora Pierre untuk jenis kopi robusta, dan Coffea Arabica L. untuk jenis kopi Arabica. Berikut akan dijabarkan lebih detail mengenai klasifikasi dari tanaman kopi itu sendiri:

  • Kingdom (Kerajaan) : Plantae
  • Sub Kingdom : Viridiplantae
  • Infra Kingdom : Streptophyta
  • Super Divisi :  Embryophyta
  • Division (Divisi) : Tracheophyta
  • Sub Divisi : Spermatophytina
  • Class (Kelas) :  Magnoliopsida
  • Super Ordo : Asteranae
  • Ordo : Gentianales
  • Famili : Rubiaceae
  • Genus : Coffea L.
  • Spesies : Coffea Arabica L. (Jenis Arabica)
  • Spesies : Coffea benghalensis B.
  • Spesies : Coffea Canephora Pierre (Jenis Robusta)
  • Spesies : Coffea stenophylla G. Don
  • Spesies : Coffea congensis A. Froehner
  • Spesies : Coffea Liberica W. Bull (Jenis Liberica)

Morfologi Tanaman Kopi

Setelah anda mengetahui klasifkasi dari tanaman kopi sebagaimana telah dijabarkan diatas, selanjutnya akan dibahas ciri-ciri morfologi penyusun tanaman kopi itu sendiri, diantaranya:

1. Akar

Tanaman kopi memiliki akar tunggang, dimana akar tunggangnya ini tumbuh dari akar lembaga yang mana terus menerus tumbuh hingga akhirnya menjadi akar pokok yang bercabang banyak lalu kemudia menjadi akar yang ukurannya lebih kecil lagi.

Pada akar tunggang, biasanya akan terdapat akar-akar kecil yang tumbuh ke samping, yang mana sering disebut akar lebar. Dari akar lebar inilah, bulu-bulu atau rambut-rambut akar dan tudung akar akan muncul.

Rambut-rambut akar memiliki fungsi untuk memperluas area penyerapan air serta nutrisi yang terdapat di dalam tanah, yang pastinya berguna untuk tanaman kopi.

Sedangkan untuk tudung akar sendiri memiliki fungsi untuk melindungi akar ketika sedang melakukan penyerapan unsur hara dari dalam tanah. Akar tunggang pada tanaman kopi ini juga berfungsi sebagai penyokong tanaman agar dapat berdiri kokoh.

2. Batang

Batang tanaman kopi tegak lurus dan bercabang, ketinggiannya bisa mencapai 12 meter. Memiliki batang yang lebih besar di bagian bawahnya dan semakin mengecil di bagian ujung. Morfologi batangnya beruas-ruas dimana tumbuh kuncup-kuncup pada bagian batang dan cabangnya.

3. Daun

Pada tanaman kopi, daunnya berbentuk jorong dan tumbuh di bagian batang, cabang serta ranting tanaman dimana tersusun secara berdampingan pada bagian ketiak.

Tanaman kopi sendiri memiliki daun berwarna hijau, memiliki bentuk daun runcing pada bagian ujungnya, sedangkan pada bagian pangkalnya memiliki tepi yang tidak pernah bertemu, hal disebabkan terpisah oleh pangkal ujung tangkai daun yang bentuknya tumpul.

Tanaman kopi sendiri memiliki tulang daun yang menyirip dimana tulang daun ini terbentang dari pangkal hingga ujung daunnya.

Pada bagian tepi daun tanaman kopi memiliki bentuk berombak, dan daunnya memiliki permukaan yang licin serta mengkilat. Namun ciri morfologi dari daun kopi bisa beragam tergantu dari jenis varietas kopinya.

4. Bunga

Tanaman kopi bisa disebut dengan planta multiflora karena kemampuannya dalam menghasilkan bunga yang banyak. Bunga tanaman kopi sendiri letaknya berada pada ketiak daun dimana bunganya membentuk suatu rangkaian yang bergerombol. Rangkaian inilah yang biasa disebut dengan bunga majemuk.

Bunga tanaman kopi juga termasuk bunga sempurna karena memiliki alat kelamin jantan yaitu benang sari dan alat kelamin betina yaitu putik, dan termasuk golongan berumah satu karena bunga jantan dan bunga betinanya terdapat pada satu batang tumbuh.

5. Buah

Buah kopi sendiri memiliki warna yang berubah-ubah, dari mulai hijau muda lalu menjadi hijau tua kemudian kuning, dan ketika matang akan berubah menjadi merah atau merah tua. Daging buah kopi sendiri ketika sudah matang akan mengandung glukosa yang rasanya manis.

6. Biji

Tanaman kopi sendiri termasuk tanaman berbiji tertutup. Terdiri dari 2 lapisan, lapisan pertama yaitu kulit luar dengan tekstur keras seperti kayu, dan yang kedua kulit dalam berupa selaput tipis yang biasa disebut kulit ari.

Demikian itulah beberapa ciri morfologi dari organ-organ tanaman kopi dan klasifikasi dari tanaman kopi itu sendiri. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan semakin menambah pengetahuan kita terkait tanaman kopi.

Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Kopi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *