7 Cara Budidaya Tanaman Selada Terbukti Berhasil

Diposting pada

Cara Budidaya Tanaman Selada – Selada atau dikenal dengan sebutan nama Lettuce yang merupakan tanaman bisa bertumbuh didaerah iklim tropis ataupun iklim sedang.

7 Cara Budidaya Tanaman Selada Terbukti Berhasil
7 Cara Budidaya Tanaman Selada Terbukti Berhasil

Selada pada umumnya dikenal sebagai sayuran atau bahan utama dari salad, bahkan kita bisa temukan selada pada yang berjenis hamburger dan hotdog. Berarti selada bisa dikatakan sebagai tanaman yang berasal dari wilayah timur..

Nah setelah anda mengetahui tentang selada, maka kami disini akan membahas mengenai Cara Budidaya Selada. Bagaimana sih cara membudidayakan tanaman selada?

Apakah susah untuk dilakukannya?

Cara Budidaya Tanaman Selada

Sebenarnya cara melakukan budidaya terhadap tanaman selada cukup mudah dilakukan. Karena anda hanya dapat melakukan cara-cara yang ada dibawah ini.

1). Memilih Bibit yang Bagus Untuk Selada

Selada jenis apa yang akan ditanam oleh anda? Kenapa kami menanyakan hal yang seperti ini? K

arena selada itu memiliki berbagai macam jenis, seperti apa yang sudah tertulis di pendahuluan tadi diatas. Dari banyaknya jenis selada terdapat cita rasa dan memiliki tekstur yang cukup berbeda antara satu dengan yang lainnya.

Bagi anda yang ingin mendapatkan benih dari tanaman selada, anda bisa dapati ditokoh-tokoh bibit atau bisa didapatkan pada petani lokal yang terdekat.

Untuk pemilihan bibit selada, anda harus pastikan terlebih dahulu kalau bibit tersebut adalah bibit yang berkualitas. Dengan begitu harapan untuk mendapatkan selada yang berkualitas atau sehat akan semakin tinggi.

2). Menyediakan Media Tanam

Apabila anda telah melakukan cara yang ada diatas, maka cara yang selanjutnya adalah mempersiapkan media tanam. Agar bisa menunjang pertumbuhan dari tanaman selada, pastikan kalau media tanam sudah memenuhi syarat dari pertumbuhannya.

Media tanam yang diperlukan untuk menanam berbagai benih dari tanaman selada, bisa dilihat pada ulasan dibawah ini.

  • Kaya nutrisi dan tanah yang gembur.
  • Pupuk kompos atau pupuk kandang.
  • Polibag atau pot yang ada lubang pada bagian bawahnya.
  • Mencampurkan pupuk dan tanah dengan menggunakan cetok ataupun sejenis alat.
  • Alat penyiram bersama air yang secukupnya.
  • Lakukan proses penanaman selada apabila media tanam diatas sudah dipenuhi.

3). Melakukan Penyemaian dari Benih Selada

Dibawah ini merupakan cara-cara untuk penyemaian dari benih selada, berikut ulasannya.

  • Campurkan sekam padi, pupuk kompos atau pupuk kandang dan juga tanah bersama perbandingan dari 1:1:2.
  • Aduk hingga merata dengan menggunakan alat tadi yaitu cetok atau mungkin alat yang sejenisnya.
  • Jika sudah dicampurkan dengan rata, kemudian penuhi pot maupun polibag hingga 3/4.
  • Buatlah sebuah lubang pada bagian tengahnya dengan kedalaman 2 cm.
  • Letakkan 2 benih selada pada lubang yang sudah dibuat dalam masing-masing polibag maupun pot.
  • Timbun benih selada bersama campuran pupuk dan tanah.
  • Padatkan tanah tersebut dengan cara memukulnya secara perlahan.
  • Menyiramnya dengan air yang secukupnya. Tentu saja ini harus dilakukan dengan cara yang lembut sehingga media semai akan selalu lembab.

4). Mengolah Lahan untuk Tanam Bibit Selada

Lahan untuk tanaman membutuhkan tips-tips yang tertentu sehingga daya produktivitas terhadap lahan akan semakin meningkat.

Berikut dibawah inilah yang menjadi berbagai tips agar bisa mengolah lahan untuk tanaman bibit selada yang semakin subur hingga siap untuk ditanami.

  • Menyediakan sebuah lahan yang terbuka untuk menanam bibit selada.
  • Memberikan lahan dari sisa-sisa gulma tanaman.
  • Melakukan penggemburan pada tanah.
  • Menggali tanah hingga kedalaman yang berkisaran 10 cm (bisa disesuaikan dengan ukuran dari bibit selada tersebut).
  • Diamkan lahan tersebut hingga kurang lebih selama 2 hari.
  • Cangkullah sebuah lahan tersebut untuk memperhaluskan tanah, pupuk dan juga arang sekam.

5. Memindahkan Bibit Selada

Pada umumnya proses pemindahan bibit selada bisa dilakukan apabila bibit selada dan lahan telah siap untuk melakukan penanaman.

Dibawah ini merupakan cara-cara untuk melakukan pemindahan dari bibit selada. Perlu diperhatikan cara-cara yang ada dibawah ini harus dilakukan dengan hati-hati, berikut ulasannya.

  • Robeklah polibag maupun hancurkan pot secara perlahan-lahan yang ingin digunakan untuk proses penanaman bibit selada. Intinya jangan sampai selada tersebut rusak.
  • Mengangkat bibit hingga pada akarnya. Dibiarkan saja apabila tanah tersebut ikut terangkat juga.
  • Melakukan penanaman bibit selada pada lubang yang sudah disiapkan sebelumnya.
  • Timbun akarnya bersama tanah.
  • Padatkan tanah.
  • Usahakan posisi dari bibit selada harus tegak lurus.
  • Siramlah dengan menggunakan air yang secukupnya.

6). Perawatan pada Tanaman Selada

Pada umumnya tanaman selada harus memiliki kelembapan terhadap kondisi dari tanah tersebut. Maka dari itu perawatan pada tanaman selada harus diperhatikan, anda bisa melakukan cara-cara seperti, penyiraman, pengairan dan juga penyiangan pada tanaman selada sehingga selada akan bertumbuh dengan sehat.

7). Panen Selada

Memanen selada harus memerlukan waktu sekitar 40-60 hari dari masa penyemaian. Untuk cara memanen selada dapat dilakukan dengan cara seperti dibawah ini,

  • Usahakan mencabut selada harus sampai ke akar-akarnya.
  • Pilihlah selada dengan daun yang segar.
  • Apabila selada sudah kering dan layu, maka itu harus dibuang.
  • Membersihkan selada dengan mencucinya hingga bersih.
  • Membuat kelompok selada dengan memilih daun yang memiliki kesamaan.
  • Mengumpulkan pada keranjang yang bersih.
  • Perlu diperhatikan, untuk memanen selada jangan sampai menunda waktunya. Karena selada yang baik, tentu saja harus dipanen pada kurun waktu yang singkat.

Itulah yang dapat kami sampaikan, semoga pembahasan kali ini bisa bermanfaat bagi anda yang ingin membudidayakan tanaman selada.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *