Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Rumput Teki

Diposting pada

Klasifikasi Rumput Teki (Cyperus Rotundus)

  • Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
  • Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
  • Super Divisi: Spermatophyta (Menghasilkan biji)
  • Divisi: Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
  • Kelas: Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
  • Sub Kelas: Commelinidae
  • Ordo: Cyperales
  • Famili: Cyperaceae
  • Genus: Cyperus
  • Spesies: Cyperus rotundus L.
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Rumput Teki
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Rumput Teki

Morfologi Tanaman Rumput Teki

Tanaman memiliki banyak sekali jenis dan juga spesifikasi, termasuk salah satunya adalah tanaman yang berguna untuk menutupi lahan seperti halnya rumput di indonesia. Penggunaan rumput memang sangat beragam, salah satunya adalah rumput teki.

Apabila anda sering melihat teki ladang atau rumput teki merupakan salah satu gulma pertanian yang umumnya dijumpai di lahan terbuka. Banyak orang yang menyebut teki sebagai tanaman yang digunakan untuk membantu menutupi lahan, agar tidak terlalu tandus dan juga sering dimanfaatkan untuk halaman.

Walaupun begitu nyatanya tanaman ini sangat adaptif dan juga sulit untuk dikendalikan. Sehingga penggunaan rumput teki untuk taman sendiri terlalu berisiko, dibandingkan dengan penggunaan rumput lain. Dalam artikel berikut ini akan kita bahas secara jelas mengenai klasifikasi dan morfologi dari rumput teki yang bisa anda ketahui.

1. Batang Rumput Teki

Morfologi pertama datang dari bagian batang rumput teki apabila anda melihat batangnya mungkin tidak langsung terlihat secara kasat mata. Dimana rumput teki ini biasa disebut sebagai tanaman mota rumput teki rumput hutan dan lain sebagainya.

Batang ini memiliki rumput palsu yang dapat hidup sepanjang tahun dengan ketinggian kurang lebih 10 hingga 75 mm. Tentunya sangat sulit untuk dibasmi. Kecuali anda memotongnya secara rutin rumput teki memiliki batang dengan berbentuk seperti segitiga, yang mendekati bentuk bulat.

2. Daun Rumput Teki

Selanjutnya adalah morfologi tanaman atau rumput teki dibagian daun khusus, untuk daun rumput teki sendiri terletak pada pangkal batang dengan membentuk roset. Akar dengan pelepah daun yang tertutup tanah umumnya daun nya berjumlah maksimal 10 helaian saja.

Daunnya berbentuk seperti bangun pita dengan pertulangan daun sejajar, disertai bagian tepi daun rata dan tidak lupa permukaan atas. Daun rumput teki tersebut memiliki warna hijau mengkilap dengan panjang kurang lebih maksimal 60 cm dan lebar maksimal 6 cm.

Berdasarkan morfologinya apabila dilihat klasifikasi, dari daun rumput teki ini masuk kedalam perbungaan rumput teki dimana bunga majemuk yang berbentuk bulir.

Selain memiliki jumlah bunga kurang lebih 8 hingga 25 bunga yang terkumpul dan memiliki bentuk seperti paying. Warnanya adalah kuning hingga kecoklatan dan beragam sesuai dengan sinar matahari yang diterima.

3. Umbi Rumput Teki

Selanjutnya klasifikasi ataupun morfologi yang bisa dilihat dari rumput teki adalah umbinya apabila dilihat umbi rumput teki menjalar berbentuk kerucut dan besar, serta berada pada pangkal tanaman.

Selain itu umbinya juga berbentuk melekuk berwarna coklat berambut halus kecoklatan, dan juga wangi memang uminya jarang diketahui oleh banyak orang.

Karena beberapa mengatakan bahwa rumput teki merupakan tanaman yang mengganggu sehingga jarang sekali dibudidayakan. Sehingga mereka juga tidak pernah memanfaatkan umbi yang di dapatkan dari rumput teki untuk panjangnya sendiri sekitar maksimal 4 setengah cm, dengan diameter 10 cm kubik ini biasanya berkumpul seperti rumpun.

Informasi Lain Tanaman Rumput Teki

Itulah penjelasan lengkap mengenai morfologi tanaman teki. Sebenarnya tanaman ini masuk kedalam tumbuhan atau gulma yang mengganggu tanaman pertanian tanaman ini, masuk kedalam jenis tanaman yang perennial.

Rumput teki juga sering disebut sebagai tanaman tahunan, dengan memanfaatkan sistem rhizome. Selain itu ada juga kandungan yang ada pada tanaman rumput teki.

Sehingga mengganggu tanaman lain. Misalnya saja dehidroquinat hidroksilase bebas disamping bentuk ikatan seperti umumnya pada angiosperma: kandungan flavonoid umumnya mencakup C-glikosilflavon dan trisin (suatu flavon sulfat) dan sering 5-oksi-metilflavon.

Tanaman yang dianggap mengganggu. Tetapi faktanya sebenarnya memiliki hati ataupun manfaat dimana beberapa orang mengatakan, bahwa umbi rumput teki memiliki rasa yang pedas dan sedikit pahit dan juga rasa manis.

Nyatanya khasiatnya untuk membantu menormalkan siklus haid dan juga bersifat antibakteri serta menjadi salah satu tanaman yang sering dimanfaatkan masyarakat zaman dahulu.

Untuk menghilangkan bakteri pada tubuh masyarakat memanfaatkan rumput teki untuk obat-obatan. Sehingga jika menemukan rumput teki yang mengganggu tanaman pertanian akan dipanen dan diolah menjadi obat.

Khasiat Rumput Teki

Sebenarnya ada beberapa ciri-ciri yang sudah pasti dimiliki oleh rumput teki. Pertama akar dengan pelepah daunnya telah tertutup oleh tanah, sehingga helaian daun berbentuk seperti pita silang berjajar selain itu tekstur ketika daun ataupun bagian disentuh akan menimbulkan bulu halus.

Jika di sentuh terlalu dalam akan menyebabkan luka ataupun goresan pada kulit. Selain itu tanaman ini juga memiliki alelopati yang terbukti bisa membunuh tanaman lain di sekitarnya.

Sehingga selain mengambil sari, ataupun kandungan air yang ada di dalam tanah tanaman ini juga bisa membunuh berbagai tanaman yang ada disekitarnya.

Ciri lainnya batang rumputnya berbentuk segitiga dan juga lebih unik dibandingkan tanaman lain. Serta tanaman ini tumbuh liar di tempat terbuka yang sedikit terlindung dari sinar matahari seperti di tanah kosong, tegalan, lapangan, rumput, lahan pertanian dan juga tumbuh seperti tanaman. Umumnya namun sangat sulit untuk diberantas.

Baca Juga : Syarat Tumbuh Tanaman Rumput Teki

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *