Pengertian Daun Adalah : Fungsi, Bagian dan Anatomi

Diposting pada

Tahukah Anda tentang Pengertian Daun Adalah : Fungsi, Bagian dan Anatominya? Daun adalah unsur tanaman yang berbentuk helai.

Pengertian Daun Adalah Fungsi, Bagian dan Anatomi
Pengertian Daun Adalah Fungsi, Bagian dan Anatomi

Sedangkan ciri yang umum ialah memiliki warna hijau dengan pertulangan teratur dan tidak beraturan.

Nah, demi mendapatkan informasi yang lebih detil, maka berikut ini akan dijelaskan secara singkat tentang daun.

Ruang lingkup pembahasan kali ini seputar pengertian, proses, pemengaruh, faktor pembentuk dan selainnya. Karena topik yang beragam maka tentu pembahasan kali ini akan menyeluruh dan utuh.

Sehingga artikel ini bisa dijadikan dasar pengetahuan bagi masyarakat utamanya para siswa.

Pengertian Daun

Apa itu daun? Pengertian Daun adalah unsur tanaman yang melekat pada ranting. Karena mengandung klorofil, maka setiap helai daun pasti memiliki warna hijau sekalipun ada warna lain seperti merah tetapi tidak dominan.

Daun sendiri merupakan organ tumbuhan yang memiliki fungsi penting bagi perkembangan massa.

Salah satu fungsi daun adalah untuk membantu fotosintesis serta sebagai penangkap energi matahari.

Karena itu, daun dibutuhkan untuk kelangsungan tanaman karena jika daun sudah rontok berarti proses penyerapan makanan pada tanaman menjadi hilang. Artinya, lama kelamaan tanaman pasti layu dan mati.

Fungsi Daun

Narasi berikut ini akan menjelaskan tentang fungsi-fungsi dari daun.  Dari sini akan terlihat dengan jelas bagaimana peran organ ini bagi kelangsungan hidup tanaman. Oleh karena itu, silakan disimak ini penjelasan selengkapnya:

1. Sebagai Sarana Konversi Unsur Pembentuk Glukosa (Gula)

Fungsi daun yang pertama ialah sebagai alat untuk mengonversi unsur pembentuk glukosa seperti karbondioksida, air dan sinar UV matahari. Semua aktivitas penyatuan ini dilakukan dengan bantuan fotosintesis.

Semua proses ini terjadi di dalam daun. Hal ini yang menjadi alasan mengapa daun adalah satu-satunya organ tanaman yang memiliki stomata. Dari mata daun inilah masuk berbagai unsur di atas lalu berproses di dalamnya.

2. Fungsi Transpirasi

Transpirasi adalah proses terjadinya pergerakan dan penguapan air. Proses ini juga dijalankan di dalam daun pada saat stomata sedang terbuka.

Teorinya ialah jika stomata terbuka difusi karbon dioksida akan masuk ke dalam tanaman sedangkan sisa air akan dikeluarkan.

Dengan adanya fungsi transpirasi daun juga bisa menimbulkan efek pendinginan dari penguapan air yang dilakukan. Oleh sebab itu, terjadilah pengaturan suhu tanaman yang disebut dengan istilah osmotik.

3. Fungsi Guttasi

Fungsi daun yang berikutnya ialah Fungsi Guttasi. Tindakan pencegahan terjadinya Ekskresi yang diakibatkan oleh adanya tekanan kadar air tanah di malam hari pada saat stomata sedang tertutup.

Sisa air yang bisa masuk ke dalam akar akan ditampung dulu di dalam kelenjar air yang ada di tepi daun.

Sedangkan kalau pagi hari sisa air akan diuapkan karena stomata sudah terbuka. Nah dengan adanya fungsi Guttasi maka kadar air di dalam akar tetap ideal.

4. Membantu Tanaman Bernafas

Daun juga berfungsi sebagai bantuan pernafasan bagi tanaman. Alasannya karena di bawah daun ada pori-pori kecil yang menjadi sirkulasi.

Ini yang menjadi alasan mengapa daun bertugas sebagai sarana untuk melancarkan proses pernafasan tanaman.

Untuk menunjang aktivitas ini maka muncullah epidermis daun yang berfungsi sebagai pengontrol masuknya air ke dalam daun.

Bisa dikatakan daun memiliki tanggung jawab besar untuk menjaga pertukaran unsur senyawa yang terjadi di dalam epidermis. Jika stomata dan epidermis berfungsi dengan baik, tentu perkembangan tanaman juga bagus.

5. Sebagai Media Penyimpanan Air dan Energi

Fungsi daun yang kelima ialah sebagai media penyimpanan air dan energi. Ini Terjadi karena proses fotosintesis terjadi di dalam daun sehingga otomatis sisa ekstraksi tetap melekat pada daun.

Salah satu ciri penyimpanan daun maksimal adalah terdapat ukuran daun yang lebih tebal dibandingkan yang lain.

Uniknya, ketersediaan air dan energi di dalam daun bisa dimanfaatkan oleh mahluk lain seperti hewan. Yang mana hewan-hewan ini akan menyantap daun sebagai bahan makanan yang aman baginya.

Ini juga disebabkan oleh konversi alami energi dan air yang berubah menjadi unsur protein dan lemak bagi hewan.

6. Sebagai Pertahanan

Pada spesies tanaman tertentu daun juga berfungsi sebagai pertahanan. Semisal pada tanaman kaktus, serta dari beberapa spesies Gymnospermae.

Tujuan pertahanan yang dimaksud adalah menghindari tanaman dari dimakan hewan atau untuk mencegah kerusakan.

Daun yang berfungsi sebagai pertahanan biasanya memproduksi bulu-bulu halus yang gatal bahkan tajam. Pada beberapa spesies, ternyata ada organ daun yang bisa menyengat hewan yang berusaha untuk mendekatinya.

Jika daun yang berusaha bertahan dari penguapan air berlebihan, atau kadar air hujan yang over biasanya dicirikan memiliki lapisan lilin di permukaan.

Itulah sebagian besar fungsi dari daun. Jika dibaca dari narasi ini memang tidak bisa dibantah lagi kalau peran daun memang benar-benar penting. Ini pula yang menjadi alasan mengapa tanaman harus memiliki daun yang lebat.

Bagi manusia, daun juga menjadi alasan mengapa pembudidayaan tanaman sangat digalakkan. Selain sebagian bisa dikonsumsi seperti daun sayuran tetapi sebagian juga ada untuk keindahan. Bahkan daun semacam ini dijual dengan harga sangat mahal.

Bagian-Bagian Daun

Setelah mengetahui fungsi daun, maka berikut ini akan dijabarkan tentang bagian-bagian daun. Uraiannya seputar bagian daun yang kasat mata saja atau yang bisa dilihat. Bisa juga diartikan bagian daun untuk permukaan luarnya saja.

Untuk bagian daun yang tidak terlihat tidak serta merta disebut bagian tetapi anatomi. Penjelasannya akan diuraikan di akhir nanti sebagai penutup dari review. Nah, kalau bagian luar daun penjelasannya ada di bawah:

1. Ciri Daun

Ciri daun adalah bagian dari daun yang paling umum. Untuk ciri daun yang utuh biasanya memiliki tiga bagian yaitu pelepah daun, tangkai daun dan helai daun. Sedangkan posisinya biasanya ada di bagian atas daun.

Pelepah daun adalah bagian yang menjadi tempat menempel daun pada batang. Sedangkan tangkai daun atau Petiolus berfungsi sebagai penghubung antara pelepah, tangkai dan helai daun. Kalau helai daun merupakan bagian utama dari daun yang memiliki stomata dan epidermis.

2. Permukaan Daun

Permukaan daun adalah alas daun yang biasanya ditumbuhi bulu-bulu halus berukuran kecil. Sedangkan pada spesies tertentu di permukaan daun terdapat daun penumpu baru. Ukurannya tergantung anatomi tanaman sedangkan yang umum adalah terdapat dari tangkai hingga pangkal.

Jika diraba permukaan daun licin sedikit kasar tergantung seberapa besar pertulangan yang ada.

Di permukaan ini biasanya terdapat stomata yang akan terbuka saat siang hari dan tutup di malam hari. Memang mata daun ini tidak kasat mata dan harus menggunakan alat tertentu untuk bisa melihatnya.

3. Dasar Daun

Dasar daun adalah bagian daun yang ada di permukaan bagian bawah. Biasanya bentuknya bulat dan terdapat variasi berbentuk cuping atau seperti jari. Namun di spesies lain juga ada dasar daun yang berbentuk elips dan memanjang.

Bentuk dasar daun terkadang sangat ekstrim. Salah satunya ialah memiliki bentuk yang panjang dan runcing. Jika tidak berhati-hati, tekstur ini juga bisa melukai. Bahkan, ada dasar daun yang beracun sehingga benar-benar harus berhati-hati ketika menyentuhnya.

4. Ligula

Daun juga memiliki ligula atau yang disebut dengan lidah daun. Biasanya, organ ini terdapat pada tanaman jenis rerumputan dan ilalang. Untuk menemukannya silakan cari di bagian pelepah atau di bagian perbatasan antara helai dengan tangkai.

Ligula ini menempati tempat yang sangat tersembunyi. Terkadang organ ini terdapat pada lipatan tangkai yang untuk melihatnya harus disibak terlebih dahulu. Kadang pula lidah daun terdapat pada batas tangkai yang tertutup rimbunan helai.

4. Klorofil

Bagian dari daun yang berikutnya adalah klorofil atau zat hijau daun. Senyawa ini yang menjadi alasan mengapa sebagian besar daun berwarna hijau. Jika ada daun berwarna selain hijau mungkin klorofil-nya tidak terlalu banyak.

Klorofil sendiri adalah senyawa yang setara dengan pigmen. Di dalam prosesnya ternyata klorofil juga membantu terjadinya proses fotosintesis. Selain klorofil, ternyata daun juga memiliki senyawa pewarna lain diantaranya karoten dan xantofill.

Anatomi Daun

Review yang terakhir tentang anatomi daun. Bagian-bagian inti daun yang bertugas sebagai pembentuk atau penyusun unsur yang ada di dalam tanaman. List ini juga perlu disampaikan supaya pemahaman tentang unsur tanaman yang satu ini lebih mendalam.

Anatomi daun sejatinya didasarkan pada riset para ahli biologi tanaman. Maka dari itu, bagiannya pasti diwakilkan pada istilah ilmiah yang sukar dimengerti jika maknanya tidak dijelaskan. Untuk itu, silakan disimak ini anatomi daun yang dimaksud:

1. Kutikula

Anatomi daun yang pertama adalah kutikula. Fungsi dari anatomi ini ialah untuk memberikan perlindungan pada daun dari serangan ekstrim yang diciptakan oleh lingkungan. Termasuk melakukan perlindungan dari tekanan udara, maupun pengeringan yang frontal.

Karena memiliki fungsi yang penting maka kutikula biasanya disertai dengan bulu-bulu halus. Yang mana fungsi dari bulu-bulu halus tersebut ialah untuk memberikan perlindungan berlapis atas serangan patogen. Termasuk melakukan tindakan pengontrolan pada kerja stomata.

2. Epidermis

Epidermis merupakan salah satu unsur organ yang termasuk ke dalam kategori anatomi tumbuhan.

Jika dilihat dari posisinya, maka unsur berada di bagian sel terluar yang juga bermanfaat untuk melindungi daun dari kondisi buruk eksternal.

Hasil temuan terbaru, ternyata epidermis tidak hanya dimiliki oleh daun tetapi unsur tanaman yang lain seperti batang dan akar.

Fungsi epidermis yang berikutnya ialah sebagai sarana penyimpan air. Sehingga ketika akar membutuhkan air yang cukup, epidermis akan ikut untuk menyalurkannya. Ini juga alasan mengapa di musim kemarau, tanaman masih terlihat segar bugar padahal hanya disiram 2 kali sehari.

3. Jaringan Mesofil

Jaringan mesofil merupakan anatomi daun yang juga memiliki fungsi penting untuk pertumbuhan.

Di dalam jaringan ini terdapat dua tipe yaitu jaringan Palisade yang berfungsi sebagai pemproduksi sel makanan bagi tumbuhan.

Sedangkan jaringan yang kedua disebut mesofil spons yang berfungsi sebagai tempat berlangsungnya fotosintesis.

Jika dibaca sekilas sepertinya jaringan mesofil yang menjadi anatomi terpenting bagi daun. Karena di sanalah tempat terjadinya proses fiksasi karbon dioksida, air dan energi cahaya. Bisa dipastikan jika jaringan ini rusak maka daun juga tidak akan hidup.

Itulah penjelasan detil tentang Pengertian Daun Adalah : Fungsi, Bagian dan Anatomi. Semoga apa yang singkat ini bisa menjadi informasi yang banyak. Selamat membaca dan semoga ada manfaatnya.

Baca Juga : Pengertian Metamorfosis Daun

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *