Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kacang Panjang

Diposting pada

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kacang Panjang – Tidak ada yang sampai tidak tahu mengenai tanaman yang satu ini. Kacang panjang selain dapat ditemui masih dalam bentuk tumbuhan hidup juga sering ditemui di tempat perbelanjaan.

Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kacang Panjang
Klasifikasi dan Morfologi Tanaman Kacang Panjang

Kerena tumbuhan ini merupakan salah satu jenis sayuran yang sering diolah sebagai bahan makanan, atau yang biasa sering kalian makan di warung-warung sampai restoran juga menyajikan menu olahan kacang panjang ini.

Kacang panjang memiliki nama latin Vigna sinensis L, merupakan keluarga dari kacang-kacangan yang sering dibudidayakan lantaran memiliki banyak manfaat dan khasiat. Tanaman ini tergolog sebagai tanaman semak, tumbuh menjalar dan dapat tumbuh tinggi mencapai 2,5m.

Baca Juga : Cara Budidaya Tanaman Kacang Panjang

Menurut keterangan peneliti, tanaman ini berasal dari Afrika, namun belum dapat dipastikan pertama kali tanaman ini didomestikan. Kacang panjang dapat tumbuh di semua Negara yang memiliki iklim tropis.

Tanaman tersebut akan tumbuh baik di dataran rendah atau dengan ketentuan minimal 800 mdlp, karena kacang panjang dapat tumbuh secara optimal dengan suhu 15-24 derajat Celsius.

Ada dua jenis tanaman kacang panjang yang dikelompokkan berdasarkan pertumbuhan, kedua jenis tersebut adalah kacang panjang tipe merambat dan kacang panjang tipe tegak.

Untuk tipe merabat, tanaman ini dapat menghasilkan lanjanran untuk membantu pertumbuhannya, sedangkan tipe tanaman tegak tidak perlu lanjanran.

Umumnya kacang panjang yang sering ditemui memiliki warna polong berwarna hijau, namun belakangan ini telah berhasil ditemukan kacang panjang dengan polong berwarna merah. Efek warna merah tersebut dihasilkan oleh kandungan antosianin yang ada didalamnya.

Tanaman ini sering disebut juga sebagai tanaman dwiguna, karena selain menghasilkan bahan pangan yang berkhasiat tinggi, juga dapat menghasilkan unsur nitrogen sehingga berguna sebagai penyubur tanah secara alami.

Selain dikonsumsi sebagai bahan masakan dan lalapan, ternyata kacang panjang juga memiliki khasiat sebagai obat herbal, contohnya antikanker, kanker payudara, leukemia, gangguan saluran kencing, batu ginjal dan masih banyak lainnya.

Klasifikasi Tanaman Kacang Panjang

Tanaman kacang panjang ini dapat diklasifikasikan seperti berikut :

  • Kingdom : Plantae
  • Divisi : Spermatophyta
  • Kelas : Angiospermae
  • Subkleas : Dicotyledonae
  • Ordo : Rosales
  • Famili : Laguminocecae
  • Genus : Vigna
  • Spesies : Vigna sinensis L.

Morfologi Tanaman Kacang Panjang

Kacang panjang tumbuh sebagai tanaman semak, ada yang menjalar dan ada juga yang menggantung. Tanaman ini dapat berkembang dengan tinggi mencapai 2,5 meter, semusim, memiliki bentuk batang tegak berbentuk silindris, terksuternya lunak.

Buah tanaman yang sering digunakan sebagai olahan sayuran ini umumnya berwarna 15 sampai 25cm, berbentuk seperti polong dan didalamnya terdapat biji lonjong pipih serta warnanya coklat.

1. Morfologi Akar Tanaman Kacang Panjang

Jenis akar tanaman kacang panjang adalah tunggang, berwarna coklat muda, bentuk akar ini bercabang, disini akar berperan untuk mencari nutrisi makan dan unsur lain didalam tanah, akar dapat tumbuh mencapai 30cm dari permukaan tanah.

Uniknya tanaman ini dapat menghasilkan nitrogen yang berasal dari binitil-bintil akar, sehingga dapat meningkatkan kesuburan tanah secara alami.

2. Morfologi Batang Tanaman Kacang Panjang

Tanaman dapat tumbuh mencapai tinggi 2,5 meter. Struktur batang tegak, berbentuk silinder, memiliki warna hijau, lunak serta permukaan batangnya cenderung licin. Batang akan menopang kacang panjang, jika menjalar maka batang membutuhkan tempatnya untuk menjalar.

Ada unsur yang terdapat di batang tanaman ini, peneliti mengatakan bahwa batang tedapat kandungan pembuluh batang terbuka dan cambium. Hal tersebut memungkinkan batang untuk bercabang meskipun diameter dari batang ini sangat kecil dengan ukuran 1,5 cm.

3. Morfologi Daun Tanaman Kacang Panjang

Bentuk daun dari tanaman ini menyerupai jantung hati, dengan bagian ujung meruncing serta ruas daunnya bercabang. Permukaan daun kacang panjang memiliki tulang yang bentuknya menyirip. Umumya warna daun tanaman berikut berwarna hijau.

Jenis daun majemuk, ukurannya bervaratif dari panjang 6 cm sampai berukuran 8 cm, kemudian lebar daun 3 – 4,5 cm. Tepian daun rapat memiliki tangkai daun yang panjangnya mencapai 4 cm serta berbentuk silindris.

4. Morfologi Bunga Tanaman Kacang Panjang

Kacang panjang tergolong sebagai tanaman yang memiliki jenis bunga sempurna, artinya didalam bunga memiliki alat kelamin jantan dan bentina.

Bunga akan muncul di ketiak daun, majemuk, memiliki tangkai berbentuk silindris yang panjangnya mencapai 12cm. Bunga biasanya berwarna putih atau kebiru-biruan, kemudian bentuknya sendiri menyerupai kupu-kupu, dalam satu tangkai bunga rata-rata dapat muncul kurang lebih 4 sampai 6 kutum bunga. Setiap kuntumnya memiliki 3 buah mahkota, satu berada di bawah dan dua mahkota posisinya sebelahan.

Tangkai benang sarinya berukuran 2cm, berwarna putih lalu kepala sari berwarna kuning. Kemudian bagian putik memiliki tangkai berukuran 1cm, warnanya ungu.

5. Morfologi Buah Tanaman Kacang Panjang

Buah ini yang sering dikonsumsi banyak orang, bentuknya seperti polong, ramping atau pipih, biasanya berukuran 15 sampai 25cm, berwarna hijau muda sampai gelap. Dalam satu tangkai biasanya muncul 1 smapai 3 buah kacang panjang.

Baca Juga : Hama dan Penyakit Tanaman Kacang Panjang

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *