Persyaratan Media Tanam Hidroponik

Diposting pada

Persyaratan Media Tanam Hidroponik – Hidroponik merupakan budidaya tanaman tanpa menggunakan tanah namun sebagai gantinya memanfaatkan air atau soilless dengan menekankan pada pemenuhan kebutuhan nutrisi bagi tanaman.

Persyaratan Media Tanam Hidroponik
Persyaratan Media Tanam Hidroponik

Saat ini hidroponik sendiri sudah marak dilaksanakan, khususnya di kota-kota besar. Hidroponik menjadi solusi bagi mereka yang ingin membudidayakan tanaman dengan lahan yang terbatas.

Secara garis besa, penanaman secara hidroponik ini mampu menghasilkan tanaman yang sehat.

Karena, tanaman hidroponik ini tidak perlu menggunakan hebisida atau pestisida yang beracun.

Perkembangan metode penanaman yang satu ini memang tidak mengalami perkembangan yang sangat pesat. Pasalnya, beberapa orang merasa ragu untuk menerapkannya karena khawatir mengenai kuantitas hasil panennya.

Namun ada hal yang harus Anda perhatikan bahwa teknik menanam hidroponik tidak bisa diterapkan untuk semua jenis tanaman.

Hanya beberapa saja yang cocok dan mampu tumbuh subur dengan hasil yang memuaskan. Beberapa jenis tumbuha yang dapat ditanam dengan menggunakan metode hidroponik diantaranya tomat, bayam, kangkung, melon dan beberapa tanaman hidroponik lainnya.

Media tanam yang mengandung cukup berbagai nutrisi yang diperlukan tanaman menjadi syarat untuk penanaman hidroponik.

Hal ini penting karena tanaman hanya mendapatkan nutrisi dari media tanam tersebut.

Oleh karena itu, media tanam yang digunakan sebaiknya diperhatikan dengan benar.

Persyaratan Media Tanam Hidroponik

Untuk lebih jelasnya, pada artikel ini akan dibahas mengenai persyaratan media tanam hidroponik.

1. Media Tanam

Media tanam haruslah difungsikan sebagai penopang tanaman secara kokoh. Maka dari itu, tanaman dapat berdiri tegak dan tidak mudah roboh.

Agar syarat ini terpenuhi, Anda harus memilih media tanam yang tidak mudah lapuk dan dapat digunakan dalam waktu yang lama. Berikut adalah beberapa media tanam yang baik untuk tanaman hidroponik:

  • Sekam Bakar

Sekam pemisahan kulit padi dengan bijinya. Jika dibakar maka akan menghasilkan sekam bakar.

Sekam bakar bisa menjadi media tanam hidroponik yang baik karena sekam bakar memenuhi persyaratan yang telah disebutkan sebelumnya.

Selain itu, sekam bakar juga memiliki bobot yang ringan sehingga akar tanaman bisa tumbuh lebih bebas. Sekam bakar juga bebas hama dan penyakit karena sudah melalui proses pembakaran.

  • Rockwool

Rockwool merupakan kumpulan serap yang jika dikumpulkan membentuk busa. Media ini dibuat dari lelehan batuan gunung berapi.

Rockwool ini juga menjadi media tanam yang ramah lingkungan dan cocok digunakan untuk menanam sayur.

  • Sabut Kelapa

Bahan yang didapatkan dari buah kelapa ini memiliki kemampuan menyimpan air yang baik.

Selain itu, sabut kelapa juga mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan tanaman, seperti magnesium, fosfor, kalsium, kalium, dan natrium.

  • Batu Kerikil

Alternatif lain untuk media tanam hidroponik yang bisa Anda gunakan selanjutnya adalah batu kerikil. Batu kerikil memiliki pori-pori yang berukuran besar sehingga memiliki system drainase yang baik.

  • Spons

Media tanam untuk metode hidroponik yang baik selanjutnya, Anda bisa gunakan spons karena mampu menyerap air dengan sangat baik.

2. Air

Selain menjadi penopang tanaman yang kokoh, media tanam untuk hidroponik juga harus memiliki sifat penghantar cairan yang baik.

Hal tersebut memiliki tujuan memudahkan asupan nutrisi tanaman hidroponik. Air menjadi hal yang paling penting untuk tanaman khususnya dengan metode hidroponik karena fungsinya mendukung pertumbuhan tanaman tersebut.

Kualitas tanaman dan hasil panen tanaman hidroponik sangatlah bergantung pada air.

3. Unsur Hara

Unsur hara juga menjadi hal yang tidak kalah penting dalam pertumbuhan tanaman hidroponik.

Tanaman hidroponik tentunya perlu nutrisi yang cukup agar dapat tumbuh dan berkembang dengan baik.

Syarat media tanam untuk tanaman hidroponik harus tersedia unsur hara yang dibutuhkan, baik itu unsur hara makro maupun mikro.

Agar itu terpenuhi makan haruslah media tanam yang digunakan dapat menyimpan unsur-unsur hara yang kita berikan untuk tanaman. Anda disarankan untuk memberikan larutan unsur hara pada tanaman hidroponik secara teratur.

4. Oksigen

Unsur penting lain dalam penanaman dengan metode hidroponik yang perlu Anda perhatikan adalah kadar oksigen.

Anda harus menghindari keadaan dimana kadar oksigen pada tanaman hidroponik rendah. Ini karena kondisi tersebut dapat menyebabkan dinding sel sulit untuk ditembus.

Hal tersebut dapat berakibat buruk bagi tanaman hidroponik. Tanaman dapat layu dan kekurangan air yang membuatnya semakin berisiko untuk mati.

5. Tidak Mengandung Garam Laut

Anda harus memastikan media tanam nya tidak mengandung garam laut. Sebab saat menanam dengan menggunakan metode hidroponik, tidak boleh adanya kandungan garam laut yang bisa menyebabkan tanaman tidak akan berkembang dan akhirnya mati.

6. Memiliki Ph Netral

Selanjutnya, media tanam yang bagus bagi tanaman dengan metode hidroponik adalah media tanam yang memiliki derajat keasaman tanah netral sampai alkalis. Ph yang memenuhi standar dalam penanaman hidropoik sekitar 6-7.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *